Dinas Perkim Provinsi Evaluasi Proyek Uditch di Legok Diduga Tidak Ber-merk: LipanHam Angkat Suara

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com, Tangerang | Proyek Drainase di Kampung Candu, RT/05 RW/01, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang yang diduga menggunakan material U-Ditch tak bermerk atau kualitasnya yang tidak memenuhi standar ISO (International Organization for Standardization) kini mendapat perhatian khusus dari Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam). Kamis, 02/10/2025.

Bagaimana tidak, proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun 2025 tersebut diduga dijadikan ladang korupsi dengan cara mengurangi spesifikasi, standar dan kualitas proyek.

Baca Juga :  Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin

Kejanggalan itu semakin diperkuat karena tidak adanya papan informasi di lokasi proyek, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya dugaan niat pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh penyedia jasa agar tidak terendus oleh publik.

Oleh karena itu, Ketua LipanHam DPD Provinsi Banten, Jepri akan melaporkan indikasi segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan proyek tersebut ke SP4N Lapor dan akan melayangkan surat ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Banten untuk dilakukan pemeriksaan secara Forensik.

“Kami akan membuat SP4N Lapor dan menindaklanjutinya ke BPK untuk dilakukannya audit secara Forensik mengenai adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek,” ungkap Jepri kepada Wartawan.

Baca Juga :  SMSI Kabupaten Tangerang Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim secara Door to Door

Jika tidak ada tindak lanjut dari Instansi terkait kata Jepri, maka dirinya akan melaporkan perihal tersebut ke Aparatur Penegak Hukum (APH) agar dapat diberikan sanksi atas dugaan tidak berfungsinya kinerja pejabat Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Provinsi Banten.

“Kami akan kawal terus sampai adanya evaluasi berkelanjutan, agar masyakarat menikmati pembangunan yang maksimal dan meminimalisir kerugian negara,” imbuhnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan
Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow
Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:32 WIB

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 17:46 WIB

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Berita Terbaru

Daerah

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:32 WIB

Squad Nusantara (SN) gelar Roadshow ke Kabupaten Tangerang.

Tangerang

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:46 WIB

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB