Lintasinfo.com, Bogor | Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Komplek Griya Indah Serpong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, menggelar Lomba Mural Art yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas.Kegiatan yang digelar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 15–16 Agustus 2026, tersebut berlangsung secara estafet mulai pukul 19.30 WIB hingga sekitar pukul 04.30 WIB. Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi untuk memberikan dukungan kepada para peserta.
Uniknya, jalanan komplek berukuran sekitar 6,2 meter x 3,8 meter disulap menjadi kanvas raksasa. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan menggambar, tetapi juga harus mampu menerjemahkan tema yang telah ditentukan melalui hasil kocokan panitia.
Setiap tim terdiri dari tiga orang. Tema yang diberikan mengangkat beragam potret Nusantara, mulai dari sejarah dan perjuangan bangsa, pembangunan Ibu Kota Nusantara, Surabaya sebagai Kota Pahlawan, hingga keindahan Labuan Bajo, Dieng, Gunung Merapi, Waduk Darma Kuningan dan biota laut Indonesia Timur.
Selain itu, peserta juga mendapatkan tema mengenai karakter kota dan budaya Indonesia, seperti Bandung Kota Kembang, Jakarta sebagai pusat bisnis, Yogyakarta sebagai Kota Pelajar dan Kuliner, serta kesenian tradisional Tari Saman, Kecak, Jaipong, Piring dan Reog Ponorogo.Untuk mendukung kreativitas peserta, panitia menyediakan cat kiloan kualitas Grade A yang khusus digunakan untuk tembok. Cat tersebut diracik dengan campuran air agar dapat melekat dengan baik pada permukaan aspal maupun semen jalan komplek.
Lintas Generasi Bersatu Lewat SeniSalah satu hal menarik dalam kegiatan tersebut adalah keterlibatan peserta dari berbagai kelompok usia. Peserta tertua tercatat berusia sekitar 67 tahun, sementara peserta termuda masih berusia 10 tahun.
Perbedaan usia tersebut tidak menjadi penghalang. Mereka justru terlihat saling bertukar ide, memegang kuas bersama dan menyelesaikan karya hingga menjelang pagi.
Semangat gotong royong dan kebersamaan semakin terasa karena warga rela bertahan di tengah dinginnya malam demi memberikan dukungan kepada peserta.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari jajaran pemerintah setempat yang hadir memantau langsung jalannya perlombaan. Kehadiran aparat pemerintahan semakin menambah semangat warga dalam menyelesaikan karya masing-masing.
Ketua Panitia Pelaksana, Ipda Nebil, yang sehari-hari berdinas di Bareskrim Polri, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang bukan sekadar sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai ruang bagi warga untuk mengembangkan kreativitas.
“Visi kami mengadakan lomba ini adalah untuk menumbuhkan bakat kreativitas warga di bidang seni lukis agar mereka memiliki ruang berekspresi yang positif. Terlebih di momen Agustusan ini, melalui goresan kuas bertema Nusantara, kami ingin selalu menanamkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air di hati warga, khususnya generasi muda,” ujar Ipda Nebil.
Hadiah Sekaligus Dukung UMKM WargaUntuk memberikan apresiasi kepada peserta, panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan voucher belanja yang dapat digunakan di UMKM setempat.
Pemilihan voucher belanja tersebut menjadi bagian dari upaya panitia untuk ikut menggerakkan perekonomian warga. Dengan demikian, kemeriahan HUT Kemerdekaan tidak hanya dirasakan oleh peserta lomba, tetapi juga oleh para pelaku usaha mikro di lingkungan komplek.
Hingga menjelang subuh, suasana di Komplek Griya Indah Serpong masih dipenuhi aktivitas warga. Jalanan yang sebelumnya menjadi akses lingkungan berubah menjadi galeri seni terbuka dengan beragam lukisan penuh warna.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas, gotong royong dan kebersamaan. Di usia 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Griya Indah Serpong menunjukkan bahwa nasionalisme tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga dapat dituangkan melalui karya seni dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
Penulis : Redaksi
Editor : SAEPUDIN








