Diduga SMPN 2 Kelapa Dua Dengan Dinas Pendidikan Kongkalikong: EO Keluar Kota

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com, Kabupaten Tangerang | Dalam pemberitaan yang sudah di terbitkan oleh beberapa media online, terkait Ko kurikulum keluar kota yang dilakukan oleh SMPN 2 Kelapa Dua menuai kontroversi. Sabtu, 24/01/2026.

Program sekolah gratis yang digaung-gaungkan oleh pemerintah, khususnya pemerintah Provinsi Banten sepertinya hanya menjadi retorika belaka. Pasalnya masih banyak sekali satuan pendidikan yang membebani biaya sekolah dengan berbagai alasan, mulai dari biaya study tour, wisuda atau perpisahan, pembelian buku dan lain sebagainya.

Tentu saja ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah Provinsi Banten, bagaimana caranya sekolah bebas dari segala pungutan dan benar-benar gratis tanpa adanya embel-embel apapun.

Salah satunya yakni biaya Study Tour SMPN 2 Kelapa Dua dengan tema kegiatan kokurikuler yang diduga ditunggangi kepentingan bisnis. Bahkan izinnya secara terang-terangan disetujui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dedi Haryanto melalui pesan WhatsApp ia menyatakan bahwa perihal Surat Edaran (SE) Gubernur Banten mengenai larangan kegiatan sekolah keluar daerah itu hanya berlaku untuk jenjang pendidikan setara SMA/SMK dan itu merupakan kewenangan dinas tingkat provinsi.

Baca Juga :  Microsoft Tunda Proyek Pusat Data Senilai 80 Miliar Dolar AS: Tantangan Baru di Tengah Kebijakan Ekonomi Global

Dikatakan Dedi, surat edaran Gubernur Banten tersebut tidak berlaku bagi satuan pendidikan tingkat Paud, SD atau SMP. Karena Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang langsung dibawah koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Perihal wisuda dan study tour kami berpatokan pada SE Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2023,” jelas Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dedi Haryanto melalui pesan WhatsApp.

Dengan dasar SE Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2023 tersebut Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang jika disimpulkan pihaknya telah menyetujui izin penyelenggaraan study tour SMPN 2 Kelapa Dua.

Pernyataan Dedi Haryanto ini menuai sorotan publik, karena penjelasannya dinilai hanya berspekulasi dan berputar-putar tanpa substansi yang jelas. Karena Surat Edaran Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2023 ini mengatur tentang Kegiatan Wisuda di jenjang PAUD, SD, dan Menengah bukan mengenai kegiatan study tour.

Dalam kenyataannya, masih banyak orang tua wali murid merasa terbebani dengan biaya study tour yang cukup mahal. Bahkan jika dikalkulasikan study tour yang berkedok kegiatan kokurikuler tersebut menelan biaya yang sangat fantastis hingga mencapai Ratusan Juta Rupiah.

Baca Juga :  ‎el CASA Massage & lounge Diduga Berani Langgar SE Bupati

Diduga, kegiatan sekolah apapun rupanya selalu ditunggangi oleh kepentingan bisnis yang sengaja memanfaatkan dunia pendidikan untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya tanpa mempertimbangkan dampak serta resikonya.

Burhan, Humas SMPN 2 Kelapa Dua saat dikonfirmasi kembali mengenai kegiatan study tour kokurikuler ke Kota Bandung dia menjelaskan bahwa terselenggaranya kegiatan di sekolahnya tersebut atas dasar izin yang telah disetujui oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Untuk rincian biaya kata Burhan, dirinya tidak dapat menjelaskannya, karena hal itu bukan merupakan kewenangannya. Sedangkan Event Organizer (EO) sebagai penyelenggara study tour tak kunjung juga dihadirkan. Apakah SMPN 2 Kelapa Dua sengaja menyembunyikannya karena takut akan transparansi publik atau mungkin EO yang dimaksud adalah fiktif.

“Sudah saya sampaikan ke Kepala Sekolah, kalau boleh milih tidak ikut mah mending tidak ikut pak, soalnya uang pendamping cuma Dua ratus ribu doang”ungkap Burhan.

Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah SMPN 2 Kelapa Dua belum dapat dikonfirmasi.

Berita Terkait

‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Putri Kharisya Ramadin Berulang Tahun: Putri dari Pimrus Klik Beritatv, Doa Terbaik Menyertainya
Futsal Mini Liga Mastam RW 03 Sangat Meriah: Semangat 45
Unit Reskrim Polsek Serpong Berhasil Amankan 2 Pelaku Curas
Salut!! Aksi Heroik Tim Opsnal Polsek Pondok Aren Bongkar Toko Obat Daftar G
Diduga Pengedar Obat Keras Golongan G di Tangkap Satresnarkoba Polres Tangsel
Kuasa Hukum Meminta Menteri ATR/BPN Evaluasi Kinerja Kantor Pertanahan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:39 WIB

‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Putri Kharisya Ramadin Berulang Tahun: Putri dari Pimrus Klik Beritatv, Doa Terbaik Menyertainya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Futsal Mini Liga Mastam RW 03 Sangat Meriah: Semangat 45

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:53 WIB

Salut!! Aksi Heroik Tim Opsnal Polsek Pondok Aren Bongkar Toko Obat Daftar G

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Diduga Pengedar Obat Keras Golongan G di Tangkap Satresnarkoba Polres Tangsel

Berita Terbaru

Diduga gudang oli yang tidak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Jakarta Barat.

Hukum dan Kriminal

Diduga APH Tutup Mata, Maraknya Gudang Oli Palsu di Wilayah Jakarta Barat

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:22 WIB

Olah Raga

Futsal Mini Liga Mastam RW 03 Sangat Meriah: Semangat 45

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:16 WIB