Damkar Kesulitan Tangani Monyet: Warga Tangsel Resah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SE ekor monyet yang meresahkan warga, naik ke atas genteng.

SE ekor monyet yang meresahkan warga, naik ke atas genteng.

Lintasinfo.com, TANGSEL | Sudah sekitar satu bulan monyet-monyet liar terlihat berkeliaran di kawasan permukiman Tangerang Selatan.Keberadaan mereka bikin warga was-was dan takut diserang.

Sementara mereka terus berpindah-pindah dari satu lokasi ke lokasi lain sehingga Dinas Damkar Tangsel kesulitan menangkapnya.

“Kita sudah kejar lebih dari lima hari, tapi kelemahannya kita enggak punya senapan bius. Monyetnya bergerak terus, ada yang naik ke pohon, ke tiang listrik, jadi susah dijangkau,” ujar Kepala Dinas Damkar Tangsel, Dohiri, dikutip dari Kompas, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :  Camat dan Sekcam Curug Sebelas Duabelas Terkait Jawaban Uditch: Tapi Hoax

Terkait situasi ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan meminta bantuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banten untuk mengamankan satwa tersebut.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyebut, pihaknya akan menganggarkan pengadaan obat bius satwa untuk memudahkan penangkapan.

“Akan kami ajukan untuk obat bius itu, tapi ya tahun anggaran depan berarti, takut ada kejadian ini lagi. Kita kan juga enggak nyangka akan ada kejadian ini,” terang Benyamin.

Baca Juga :  Diduga Operasi Ilegal Tanpa Izin Resmi, Tempat Hiburan Malam CAFE IN Danau Kelapa Dua Tetap Buka

Nantinya setelah diamankan, monyet-monyet itu akan dimasukkan ke dalam sangkar dan Pemkot Tangsel akan berkoordinasi terkait rencana jangka panjang bersama BRIN, mengingat habitat mereka berada di sekitar kawasan Puspitek.

Penulis : Redaksi/ Andrian Cadel

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Tasyakuran HPN 2026, Wagub Dimyati Soroti Fungsi Pers sebagai Mitra dan Kontrol Pemerintah
Diduga Pernah Berurusan dengan Hukum, Kasi Pemerintahan Kecamatan Curug Sebut Wartawan Sebagai Penipu
‎Diduga Pabrik Genteng Tidak Memiliki Izin: Kades Babat Marah-marah ke Wartawan
‎Ngo GNP TIPIKOR Akan Layangkan Surat: Urban Padel Kangkangi Aturan DTRB dan DPMPTSP
‎Dorong Pembangunan Berbasis Berkelanjutan: Kecamatan Kelapa Dua Adakan Musrenbang RKPD 2027‎‎
Pemerintah Desa Curug Wetan Laksanakan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung di Kampung Ranca Kadu
Diduga SMPN 2 Kelapa Dua Dengan Dinas Pendidikan Kongkalikong: EO Keluar Kota
Diduga Kokurikuler Menjadi Alibi di Sekolah: SMPN 2 Kelapa Dua Adakan Study Tour
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:39 WIB

Tasyakuran HPN 2026, Wagub Dimyati Soroti Fungsi Pers sebagai Mitra dan Kontrol Pemerintah

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:35 WIB

Diduga Pernah Berurusan dengan Hukum, Kasi Pemerintahan Kecamatan Curug Sebut Wartawan Sebagai Penipu

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:38 WIB

‎Diduga Pabrik Genteng Tidak Memiliki Izin: Kades Babat Marah-marah ke Wartawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:53 WIB

‎Ngo GNP TIPIKOR Akan Layangkan Surat: Urban Padel Kangkangi Aturan DTRB dan DPMPTSP

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:21 WIB

Pemerintah Desa Curug Wetan Laksanakan Program Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung di Kampung Ranca Kadu

Berita Terbaru