‎Ini Kata Konsultan,Kerjakan Drainase Dalam Keadaan Banjir: Pengawas PUPR dan Ekbang Kabur

Kamis, 24 September 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsultan CV Trisula Utama paksakan pemasangan drainase dalam keadaan banjir.

Konsultan CV Trisula Utama paksakan pemasangan drainase dalam keadaan banjir.

Lintasinfo.com, Kota Tangerang | CV Trisula Utama mengerjakan pembangunan saluran drainase/gorong-gorong dengan anggaran Rp.1.946.502.000;00 di jalan utama Taman Cibodas, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang tidak sesuai dengan spesifikasi, jauh dari kata layak.‎‎

Rizki, Konsultan CV Trisula Utama, saat dikonfirmasi ia mengatakan bahwa pengawas PUPR, Ekbang kelurahan dan RW setempat sedang membicarakan terkait perihal ini.

‎‎”Ini lagi ngobrolin masalah uditch bang, sama pak RW, Ekbang kelurahan dan pengawas PU, kenapa itu tergenang karena tertahan material yang di ruko, material ambrol terus air ketahanan disitu bang,” ujar Rizki.

Baca Juga :  BPKAD Banten Siap Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis : Anggaran Tahun 2025

Anehnya, saat awak media mendatangi lokasi, para pekerja yang mengerjakan proyek tersebut teredam kurang lebih sampai sedengkul, Pengawas dari Dinas PUPR Kota Tangerang dan pihak Ekbang [Ekonomi Pembangunan] Kelurahan terkesan bungkam, serta menghindar, lalu meninggalkan lokasi pekerjaan.‎‎

Warga yang melintas juga mengeluh. Genangan air bercampur lumpur dari galian drainase membuat jalan licin dan membahayakan pengendara.

‎‎”Ngeri bang, kalau jalan becek begini, apalagi berlumpur dan berminyak begini, kalau gak hat- hati mah bisa jatuh” keluh warga sekitar.‎‎

Baca Juga :  ‎Diduga DTRB dan Satpol PP Tak Punya Hati: PKL Tertindas, Pengusaha Padel Berkuasa

Shelli, Aktivis senior, angkat bicara, Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan aktivis kontrol sosial. Mereka menduga ada pembiaran terhadap kontraktor agar bisa mengerjakan proyek tidak sesuai RAB.

‎‎”Kami duga ini ada kongkalikong. Proyek drainase nilainya miliaran rupiah, tapi diawasi tidak jelas. Seakan-akan konsultan memaksakan pengerjaan dalam keadaan banjir? Ini jelas merugikan keuangan negara,” tegas Shelli‎‎

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut.‎‎

Penulis : Saepudin

Editor : SAEPUDIN

Sumber Berita : Lintasinfo.com

Berita Terkait

‎‎‎Dewi khiandra, Raih Perunggu di Even Bergengsi Indonesia Open Championship 2026
Diduga Mandor PT. KJA Kesal Saat Dikonfirmasi: Pengawas PDAM Kemana ya?
Diduga DTRB Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Proyek Miliyaran Tidak Terlihat
Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan
Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow
Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:15 WIB

‎Ini Kata Konsultan,Kerjakan Drainase Dalam Keadaan Banjir: Pengawas PUPR dan Ekbang Kabur

Sabtu, 19 September 2026 - 08:11 WIB

‎‎‎Dewi khiandra, Raih Perunggu di Even Bergengsi Indonesia Open Championship 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:14 WIB

Diduga Mandor PT. KJA Kesal Saat Dikonfirmasi: Pengawas PDAM Kemana ya?

Rabu, 16 September 2026 - 15:45 WIB

Diduga DTRB Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Proyek Miliyaran Tidak Terlihat

Kamis, 10 September 2026 - 17:32 WIB

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Berita Terbaru

Daerah

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:32 WIB