Lintasinfo.com, Kota Tangerang | CV Trisula Utama mengerjakan pembangunan saluran drainase/gorong-gorong dengan anggaran Rp.1.946.502.000;00 di jalan utama Taman Cibodas, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang tidak sesuai dengan spesifikasi, jauh dari kata layak.
Rizki, Konsultan CV Trisula Utama, saat dikonfirmasi ia mengatakan bahwa pengawas PUPR, Ekbang kelurahan dan RW setempat sedang membicarakan terkait perihal ini.
”Ini lagi ngobrolin masalah uditch bang, sama pak RW, Ekbang kelurahan dan pengawas PU, kenapa itu tergenang karena tertahan material yang di ruko, material ambrol terus air ketahanan disitu bang,” ujar Rizki.
Anehnya, saat awak media mendatangi lokasi, para pekerja yang mengerjakan proyek tersebut teredam kurang lebih sampai sedengkul, Pengawas dari Dinas PUPR Kota Tangerang dan pihak Ekbang [Ekonomi Pembangunan] Kelurahan terkesan bungkam, serta menghindar, lalu meninggalkan lokasi pekerjaan.
Warga yang melintas juga mengeluh. Genangan air bercampur lumpur dari galian drainase membuat jalan licin dan membahayakan pengendara.
”Ngeri bang, kalau jalan becek begini, apalagi berlumpur dan berminyak begini, kalau gak hat- hati mah bisa jatuh” keluh warga sekitar.
Shelli, Aktivis senior, angkat bicara, Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan aktivis kontrol sosial. Mereka menduga ada pembiaran terhadap kontraktor agar bisa mengerjakan proyek tidak sesuai RAB.
”Kami duga ini ada kongkalikong. Proyek drainase nilainya miliaran rupiah, tapi diawasi tidak jelas. Seakan-akan konsultan memaksakan pengerjaan dalam keadaan banjir? Ini jelas merugikan keuangan negara,” tegas Shelli
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tangerang belum memberikan tanggapan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut.
Penulis : Saepudin
Editor : SAEPUDIN
Sumber Berita : Lintasinfo.com








