‎Parah!! Jalan Baru Sehari di Perbaiki Sudah Rusak kembali: DPUPR Buang Anggaran Percuma

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbaikan jalan raya imam Bonjol-Karawaci, Kota Tangerang.

Perbaikan jalan raya imam Bonjol-Karawaci, Kota Tangerang.

Lintasinfo.com, Kota Tangerang | Perawatan jalan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang diduga hanya buang anggaran saja. Senin, 09/03/2026.

‎‎Hal tersebut berlokasi di Jalan Raya Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, di depan perumahan Victoria, baru satu hari sudah rusak kembali dan bisa membahayakan pengendara roda dua maupun kendaraan roda empat.‎‎

Pemerintah Kota Tangerang bisa dikenakan sanksi jika jalanan rusak dan menyebabkan kecelakaan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, ada beberapa pasal yang relevan:

‎‎- Pasal 24: Penyelenggara jalan wajib memperbaiki jalan yang rusak untuk mencegah kecelakaan.

Baca Juga :  Aneh!! Diduga Armada Truck Tambang di Sulap Untuk Penyalur Solar Alat Berat

‎- Pasal 273:‎- Jika jalan rusak menyebabkan luka ringan atau kerusakan kendaraan, penyelenggara dapat dipidana penjara maksimal 6 bulan atau denda maksimal Rp 12 juta.

‎- Jika jalan rusak menyebabkan luka berat, penyelenggara dapat dipidana penjara maksimal 1 tahun atau denda maksimal Rp 24 juta.

‎- Jika jalan rusak menyebabkan kematian, penyelenggara dapat dipidana penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 120 juta.

‎‎Wewenang penyelenggara jalan dibagi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Jadi, jika jalan rusak di Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang bisa bertanggung jawab.‎‎

Latif, pengawas lapangan/Mandor, saat dikonfirmasi dilokasi ia beralasan bahwa tidak adanya agregat dikarenakan keadaan jalan sudah padat.‎‎

Baca Juga :  ‎Barudak Mastam Berkolaborasi Dengan Musisi Lokal: Ngamen Bareng Untuk Anak Yatim Piatu

“Tidak pakai agregat karena jalannya sudah padat, takut tidak stabil kecuali kalau masih tanah itu pakai pak,”ungkapnya.‎‎

Saepudin, sebagai Aktivis muda menyoroti jalan rusak yang diduga hanya membuang anggaran percuma untuk kepentingan segelintir orang.

‎‎”Harusnya jalan baru diperbaiki itu lebih bagus dan rapih, ini malah jadi bolong dan bergelombang, dugaan saya itu hanya buang-buang anggaran percuma dan mengambil keuntungan untuk segelintir orang saja,”tutur Saepudin.‎‎

Saat berita ini diterbitkan Walikota Tangerang dan DPUPR belum dikonfirmasi lebih lanjut.

Penulis : Ali Sofyan

Editor : Saepudin

Sumber Berita : Lintasinfo.com

Berita Terkait

Diduga Kabid Satpol PP Kota Tangerang Tidak Terima di Publikasi, Ancam Tuntut Awak Media
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin
Diduga Oknum TNI Cijantung Ancam Trantib Kecamatan Cibodas Dalam Menjalankan Tugas ‎
Kapolsek Curug Gencarkan OPS Cipkon KRYD di Wilayahnya
Kapolsek Curug Lempar Tanggung Jawab Kepada Bawahnya Saat Dikonfirmasi
Diduga Pengawas Proyek di Pasir Randu Hanya Pajangan: Iwan di Sebut
Kerja Bakti Serentak di Wilayah RW 003, Semangat Tanpa Batas: Ini Kata Bhabinkamtibmas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:22 WIB

Diduga Kabid Satpol PP Kota Tangerang Tidak Terima di Publikasi, Ancam Tuntut Awak Media

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:42 WIB

Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul

Senin, 25 Mei 2026 - 18:17 WIB

Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:22 WIB

Diduga Oknum TNI Cijantung Ancam Trantib Kecamatan Cibodas Dalam Menjalankan Tugas ‎

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Kapolsek Curug Lempar Tanggung Jawab Kepada Bawahnya Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru