Bertahan di Posko Pengungsian, Korban Banjir Bandang Cisolok Membutuhkan Alas Tidur yang Layak

Jumat, 7 November 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com, Sukabumi | Banjir bandang yang melanda Desa Kahuripan, Kampung Tugu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (27/10/2025) beberapa pekan yang lalu mengakibatkan sekiranya ada 500 rumah warga terdampak dan lebih dari 1.500 jiwa terpaksa dievakuasi di Posko pengungsian.

Menanggapi bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor untuk dua titik wilayah yakni Kecamatan Cisolok dan Cikakak.

Keputusan ini tertuang dalam surat Bupati Sukabumi nomor 300.2.1/kep 859 – BPBD/2025, yang menyatakan bahwa status tanggap darurat berlaku selama lima hari, dari tanggal 27 hingga 31 Oktober 2025.

Baca Juga :  Gudang Barang Impor Asal Cina di Jatiuwung Diduga Tak Berizin, Produknya Beredar Bebas di Online Shop

Kendati demikian, warga yang dievakuasi ke Posko pengungsian mengalami beberapa kendala, diantarannya mereka sangat membutuhkan bantuan sandang dan pangan, terutama alat-alat untuk memasak dan alas tempat tidur yang layak.

Kaffa Musunaka yakni Konsultan Hukum sekaligus sebagai Relawan Kemanusiaan peduli bencana yang mewakili para pengungsi meminta kepada Pemerintah untuk sigap dalam tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda di Cisolok Sukabumi beberapa pekan yang lalu.

Baca Juga :  Polres Metro Tangerang Kota Patroli Jalan Kaki, Wujudkan Rasa Aman di Kawasan Keramaian Pasar Babakan

“Warga sangat butuh bantuan logistik, khususnya alat-alat rumah tangga seperti Rice Cooker, kompor dan juga alas tempat tidur yang layak,” bebernya.

Ia berharap agar pemerintah segera memberikan bantuannya sesuai kebutuhan warga, semoga semua bantuan baik dari Pemda, perorangan ataupun kelompok tertentu dapat segera tersalurkan, khususnya bantuan yang sedang dibutuhkan.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan
Warga Griya Indah Serpong Sulap Jalan Komplek Jadi Galeri Seni
Klarifikasi Polsek Rajeg Terhadap Pemberitaan Lintasinfo.com Terkait Tudingan “Informasi Bocor” dan “Uang Koordinasi”
Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap
Pertegas Komitmen Penataan Kota, SMSI Apresiasi Gerak Cepat Walikota Cilegon
Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin
Diduga Pengawas Proyek di Pasir Randu Hanya Pajangan: Iwan di Sebut
Kerja Bakti Serentak di Wilayah RW 003, Semangat Tanpa Batas: Ini Kata Bhabinkamtibmas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:32 WIB

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Warga Griya Indah Serpong Sulap Jalan Komplek Jadi Galeri Seni

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:59 WIB

Klarifikasi Polsek Rajeg Terhadap Pemberitaan Lintasinfo.com Terkait Tudingan “Informasi Bocor” dan “Uang Koordinasi”

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:46 WIB

Pertegas Komitmen Penataan Kota, SMSI Apresiasi Gerak Cepat Walikota Cilegon

Berita Terbaru

Daerah

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:32 WIB

Squad Nusantara (SN) gelar Roadshow ke Kabupaten Tangerang.

Tangerang

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:46 WIB

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB