Diduga Polsek Rajeg Terima Koordinasi Dari Pengusaha Obat Golongan G: Informasi Bocor

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transaksi antara si penjual dan pembeli.

Transaksi antara si penjual dan pembeli.

‎‎‎Lintasinfo.com, Kabupaten Tangerang | Masalah kompleks ini menunjukkan perlu ada upaya penyelesaian yang menyeluruh dan pengawasan yang ekstra, baik itu dari Aparatur Penegak Hukum (APH) maupun Instansi-Instansi yang berkaitan lainnya. Rabu, 10/06/2026.‎‎

Padahal jelas sudah tertuang dalam Pasal 196 juncto Pasal 98 ayat 2 subsider Pasal 197 juncto Pasal 106 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.‎‎

Maka dari itu, kerap sekali dalam peredaran obat golongan G ini terindikasi melibatkan oknum APH, bahkan diantara mereka tak jarang yang menerima dana gratifikasi dari pelaku usaha kosmetik ilegal dan menjadi bagian dari kartel obat tersebut.‎‎

Seperti toko yang berada di Wilayah Hukum Rajeg, dan masuk dalam administratif Desa Tanjakan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dimana toko tersebut diduga menjual obat golongan G.‎‎

Miris, padahal keberadaan yang diduga jual obat keras ini lokasinya tak jauh dari Polsek Rajeg. Sungguh hal ini dapat mencoreng citra POLRI dimata masyarakat.‎‎

Baca Juga :  Pencalonan Abdul Qodir Sebagai Ketua Karang Taruna: Langgar Etika dan Picu Konflik Kepentingan?

Fathul, saat dikonfirmasi dilokasi ia membenarkan bahwa dirinya menjual obat tersebut atas perintah seseorang yang bernama Rizki, lalu awak media disambungkan oleh pemilik toko yang bernama Karni.‎‎

“Saya mah di suruh bang sama Rizki, cuma jual TM sama KUNING doang, kalau Polsek dan yang lainnya udah beres bang, nanti ngomong aja sama bang Karni, biar enak bang,” ungkap Fathul.‎‎

Sedangkan Karni, saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp ia beralasan bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut.‎‎”Saya tidak tahu bang, kalau ada yang jual pasti saya usir,” singkat Karni.‎‎

Kemudian awak media melaporkan hal tersebut ke Polsek Rajeg dengan menunggu kurang lebih 1 jam, lalu tim Pawas (Perwira pengawas) menuju ke lokasi, akan tetapi tidak membuahkan hasil diduga sudah ada informasi terhadap penjual obat keras golongan G.‎‎

Baca Juga :  Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

“Ayo bang ke lokasi, saya ikut Abang dari belakang,” tutur Bi sebagai petugas Pawas di hari itu.

‎‎NL, Kanit Reskrim Polsek Rajeg, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ia sedang ada di Rumah Sakit.‎‎

“Silahkan pak dengan personil kami yang piket, saya sedang di RS dampingi keluarga yang sakit,” ucap NL.‎‎

Praktik penggunaan obat keras tanpa resep dokter terus terjadi meski telah ada peringatan dari dunia medis tentang bahayanya, apalagi jika dikonsumsi dengan dosis tak wajar, maka akan menimbulkan efek negatif bagi penggunanya, lebih-lebih dapat merusak generasi bangsa.‎‎

Redaksi berkomitmen menayangkan hak jawab dan klarifikasi dari pihak Polsek Rajeg secara utuh dan tanpa perubahan, sesuai ketentuan undang-undang pers.‎

Penulis : Ali Sofyan

Editor : SAEPUDIN

Sumber Berita : Lintasinfo.com

Berita Terkait

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan
Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow
Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
Diduga APH Tutup Mata, Maraknya Gudang Oli Palsu di Wilayah Jakarta Barat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:32 WIB

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 17:46 WIB

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Berita Terbaru

Daerah

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:32 WIB

Squad Nusantara (SN) gelar Roadshow ke Kabupaten Tangerang.

Tangerang

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:46 WIB

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB