Aktivis Desak Pemkab Tangerang Segera Lantik Camat dan Kepala Sekolah yang Masih Kosong, Soroti Pelayanan Publik yang Terhambat

Rabu, 18 Juni 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Mansyur.

Aktivis Mansyur.

Lintasinfo.com, Tangerang | Kekosongan jabatan di sejumlah kecamatan dan sekolah negeri di Kabupaten Tangerang mendapat sorotan serius dari kalangan aktivis. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera mengisi kekosongan jabatan Camat dan Kepala Sekolah, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama (SD dan SMP) yang menjadi kewenangan daerah.

Ketua Laskar Pasundan Indonesia DPW Banten, Mansyur, menyatakan bahwa kekosongan jabatan ini telah memicu beban ganda bagi sejumlah pejabat sementara, yang berdampak langsung terhadap efektivitas layanan publik.

“Ada Camat yang harus menangani dua wilayah sekaligus, seperti Curug yang juga membawahi Legok. Ini tidak sehat secara birokrasi dan mengganggu fokus pelayanan masyarakat,” ujar Mansyur, Rabu (18/6/2025).

Selain itu, lanjutnya, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama. Beberapa kepala sekolah terpaksa merangkap jabatan di dua satuan pendidikan, akibat belum adanya pejabat definitif.

Baca Juga :  Mudik Aman dan Nyaman, Kapolresta Tangerang dan Bupati Tangerang Gelar Mudik Gratis 2025

Namun, Mansyur juga menyoroti kekosongan jabatan di tingkat SMA negeri, seperti SMA Negeri 4 Kabupaten Tangerang, yang hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara Pemkab Tangerang dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten, mengingat pelantikan Kepala SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, bukan kabupaten.

“Kami minta Pemkab aktif mendorong Dinas Pendidikan Provinsi agar segera menuntaskan pengisian jabatan kepala SMA. Jangan sampai pelayanan pendidikan di tingkat menengah terganggu karena masalah administrasi,” tegasnya.

Para aktivis menilai bahwa keterlambatan pengisian jabatan ini telah menciptakan ketidakpastian di tingkat lokal, baik dalam sektor pemerintahan maupun pendidikan. Publik dinilai menjadi korban dari lambannya proses birokrasi.

Baca Juga :  Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Curug: Perkuat Solidaritas dan Kegiatan Positif

Mereka juga menyerukan agar setiap proses seleksi dan pelantikan dilakukan secara transparan dan berlandaskan prinsip meritokrasi, tanpa adanya praktik titipan atau intervensi politik.

“Kami ingin pejabat yang duduk adalah mereka yang benar-benar berkompeten, bukan hasil kompromi politik,” tambah Mansyur.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Tangerang maupun Dinas Pendidikan Provinsi Banten mengenai jadwal pelantikan atau alasan keterlambatan pengisian jabatan tersebut.

Masyarakat berharap agar semua pihak terkait, baik di level kabupaten maupun provinsi, segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini demi menjaga kualitas pelayanan publik dan kelancaran pembangunan di daerah.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Sidang Kasus Suap PTSL di Lanjut Tahap Pembuktian: Hakim Tolak Nota Pembelaan Jimmy Lie
Bupati Tangerang Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman RI ‎
‎Stop!’ MUI Pagedangan Tolak Diskusi, Desak Trenz Club Ditutup
‎Trenz Executive Club Tangerang Disorot: Sexy Dancer Tampil Terbuka, Publik Pertanyakan Izin dan Pengawasan‎‎
Polisi Ringkus 4 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tangerang
Gerak Cepat Polsek Jatiuwung Ungkap Sindikat Curanmor, Dua Pelaku Ditangkap Satu Buron
Kalau Tidak Ingin di Kritik, Jangan Jadi Pejabat Publik : Lurah Alergi Terhadap Awak Media
Tong Kosong Nyaring Bunyinya : Diduga Ini Kata yang Pantas Untuk Lurah Cimone Jaya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 06:32 WIB

Sidang Kasus Suap PTSL di Lanjut Tahap Pembuktian: Hakim Tolak Nota Pembelaan Jimmy Lie

Selasa, 28 April 2026 - 10:42 WIB

Bupati Tangerang Diminta Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman RI ‎

Sabtu, 25 April 2026 - 16:25 WIB

‎Stop!’ MUI Pagedangan Tolak Diskusi, Desak Trenz Club Ditutup

Rabu, 22 April 2026 - 16:32 WIB

‎Trenz Executive Club Tangerang Disorot: Sexy Dancer Tampil Terbuka, Publik Pertanyakan Izin dan Pengawasan‎‎

Selasa, 21 April 2026 - 13:11 WIB

Polisi Ringkus 4 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tangerang

Berita Terbaru

Ist.

Hukum dan Kriminal

‎Stop!’ MUI Pagedangan Tolak Diskusi, Desak Trenz Club Ditutup

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:25 WIB

Barang bukti yang di amankan di Polsek Jatiuwung Kota Tangerang.

Hukum dan Kriminal

Polisi Ringkus 4 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tangerang

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:11 WIB