‎Proyek Pokir Dewan Nur Kholis Diduga Dikerjakan Kontraktor Amatiran: LSM LipanHam Angkat Bicara ‎‎

Jumat, 15 Agustus 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com, Tangerang | Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Mohammad Nur Kholis yakni Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diduga dijadikan ladang korupsi para kontraktor nakal.‎‎

Bagaimana tidak, proyek aspirasinya tersebut yang berada di 3 lokasi meliputi 2 Kecamatan yakni Curug dan Legok secara serentak tidak memberikan transparansi publik kepada masyarakat. Kamis, 14/08/2025.

‎‎Sehingga anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dengan nilai dana Ratusan Juta ini terkesan seperti sengaja ditutup-tutupi.

‎‎Dari penelusuran Wartawan di 3 lokasi diantaranya 2 titik berada di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug dan 1 titik lagi di RT/02 RW/02 Desa Palasari, Kecamatan Legok, ketiga lokasi tersebut diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan spesifikasi, standar dan kualitasnya.‎‎

Saat dijumpai, salah seorang pekerja mengatakan bahwa paving block yang dikerjakannya di RT/02 RW/02 Palasari ini adalah aspirasi dari dewan PKB Mohammad Nur Kholis, sedangkan pelaksananya bernama Topik.‎‎

Baca Juga :  ‎Diduga Seorang Oknum TNI Aktif Kawal Galian Kabel FMI‎‎

“Punya dewan PKB, pelaksananya Topik staff Desa kalau nggak salah dia,” ujar pekerja yang tidak menyebutkan namanya.‎‎

Di lain tempat, seorang pekerja juga memaparkan bahwa paving block yang dikerjakannya di Desa Curug Wetan tersebut yaitu aspirasi dari dewan PKB yang bernama Nur Kholis.

Selain itu mengenai teknis pemasangan paving block dengan cara ditiban, dirinya hanya mengikuti arahan dari pelaksana.‎‎

“Punya Nur Kholis dewan PKB, ya disuruhnya begitu nggak ada pembongkaran, terkait kastin paving block yang dobel ya biarinlah, kan saya kerja sesuai arahan,” bebernya kepada wartawan.‎‎

Menanggapi hal ini, Jepri Ketua LSM LipanHam DPD Provinsi Banten meminta Mohammad Nur Kholis yakni anggota DPRD Provinsi Banten untuk memblokir atau black list kontraktor yang kurang profesional, karena Pokir miliknya diduga disalahgunakan oleh kontraktor nakal untuk mark up anggaran.‎‎

Baca Juga :  Kombes Pol Iwan Saktiadi, Alumni 1998 Berprestasi di Percaya Menjadi Wakapolda Banten

“Kalau kerja bener nggak mungkin papan proyeknya nggak dipasang, itu saja sudah kelihatan berniat untuk menyelewengkan dana APBD dengan cara menyiasati spesifikasi serta kualitas paving block yang dikerjakannya,” tutur Jepri.‎‎

Mohammad Nur Kholis kata Jepri, harus selektif lagi dalam menunjuk kontraktor, jangan sampai kegiatan fisik aspirasinya jatuh kepada pemborong proyek yang kurang profesional.Sehingga dapat mencoreng nama baiknya dimata masyarakat.

‎‎”Jangan dikasih lagi kontraktor yang modelan begini, kalau dikasih terus sama dewannya, berarti dewan nya harus dipertanyakan itu, jangan sampai ada dugaan gratifikasi, sehingga kontraktor kurang profesional dikasih kerjaan, kerja nya saja acak-acakan seperti kontraktor amatiran,” imbuhnya.

‎‎Sampai berita ini diterbitkan, Pemerintah Provinsi Banten dan Dewan Mohammad Nur Kholis belum dikonfirmasi.‎

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Putri Kharisya Ramadin Berulang Tahun: Putri dari Pimrus Klik Beritatv, Doa Terbaik Menyertainya
Futsal Mini Liga Mastam RW 03 Sangat Meriah: Semangat 45
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:39 WIB

‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Berita Terbaru

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB