‎Tokoh Masyarakat dan Amirudin Desak Permintaan Maaf Lurah Petir Secara Terbuka

Kamis, 9 April 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amirudin dan toko masyarakat Curug Sangereng.

Amirudin dan toko masyarakat Curug Sangereng.

Lintasinfo.com, Kabupaten Tangerang | Peristiwa ini mencuat setelah viral di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok, hingga mengundang sejumlah awak media turun langsung ke lokasi untuk menggali fakta dari warga setempat. Kamis, 09/04/2026.‎‎

Polemik yang terjadi di Kampung Curug Sangereng, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, pada Rabu (9 April 2026), kian memanas dan menyita perhatian publik.‎‎

Amirudin, warga yang disebut dalam pernyataan pihak Lurah Petir, secara tegas membantah klaim bahwa persoalan telah diselesaikan secara damai.Ia mengaku hingga saat ini belum pernah menerima permintaan maaf secara langsung.‎‎

“Tidak ada sama sekali permintaan maaf kepada saya,” tegas Amirudin saat ditemui di kediamannya.

Baca Juga :  Banjir Terparah Lima Tahun Terakhir, Bekasi Lumpuh Total, Ribuan Warga Jabodetabek Mengungsi

‎‎Sebelumnya, oknum Lurah Petir disebut telah menyampaikan kepada awak media melalui pesan WhatsApp bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan, termasuk adanya permohonan maaf

.‎‎”Mengenai tanggapan itu, sebenarnya tidak seperti itu, saya dan istri pasti marah, penyampaiannya tidak tepat dan tidak mendukung,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.‎‎

Namun, pernyataan itu justru bertolak belakang dengan fakta yang disampaikan Amirudin.

‎Ketua RT setempat, Udin, berharap polemik ini dapat diselesaikan secara bijak tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.‎‎

“Saya berharap permasalahan ini cepat selesai dan tidak berlarut-larut serta berkepanjangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, tekanan dari warga mulai menguat. Sejumlah masyarakat Curug Sangereng mendesak agar oknum Lurah Petir beserta istrinya segera menunjukkan itikad baik dengan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.‎‎Tokoh masyarakat, Hasan Basri, menilai tindakan oknum lurah tersebut telah menyinggung perasaan warga dan memperkeruh suasana.

Baca Juga :  ‎Barudak Mastam Berkolaborasi Dengan Musisi Lokal: Ngamen Bareng Untuk Anak Yatim Piatu

‎‎“Kami berharap ada itikad baik untuk meminta maaf, bukan hanya kepada Amirudin, tetapi juga kepada seluruh warga Curug Sangereng,” ujarnya.‎‎

Menurut Hasan, kedatangan oknum lurah bersama istrinya dinilai tidak beretika karena tanpa koordinasi dengan perangkat desa setempat, sehingga memicu ketegangan dan kegaduhan di lingkungan warga.

‎‎Hingga kini, masyarakat masih menanti klarifikasi resmi dan langkah konkret dari pihak terkait agar situasi kembali kondusif serta tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.‎

Penulis : Redaksi

Editor : SAEPUDIN

Berita Terkait

Gubernur Banten Larangan Vape: BNN Ungkap Kandungan Narkotika
‎Trantib Kecamatan Kelapa Dua Berikan Imbauan Tegas kepada Panti Pijat Exotic Ruko Dotcom
‎Warga Peduli Sosial Terhadap Seorang Nenek Pikun Yang Nyasar
Soroti Proyek “Payung Raksasa” Al-Amjad, LSM GNR Indonesia: Estetika Megah di Tengah Dahaga Infrastruktur Publik
Sosok KH.Ma’ruf Amin di Mata Pers: Resmi Menjadi Dewan Penasehat SMSI
Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya, “Serma (Purn) Simon Risambessy”
PKBM AL-ATQIA Curug Gelar Acara Perpisahan, 185 Siswa Rayakan Kelulusan Penuh Haru dan Semangat
Diduga Pasang Spanduk Maxim Tidak Berizin: Telepon Oknum Bekingan Dari Polres Metro Tangerang
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:24 WIB

‎Tokoh Masyarakat dan Amirudin Desak Permintaan Maaf Lurah Petir Secara Terbuka

Kamis, 9 April 2026 - 12:51 WIB

Gubernur Banten Larangan Vape: BNN Ungkap Kandungan Narkotika

Kamis, 9 April 2026 - 11:56 WIB

‎Trantib Kecamatan Kelapa Dua Berikan Imbauan Tegas kepada Panti Pijat Exotic Ruko Dotcom

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:23 WIB

‎Warga Peduli Sosial Terhadap Seorang Nenek Pikun Yang Nyasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 06:29 WIB

Soroti Proyek “Payung Raksasa” Al-Amjad, LSM GNR Indonesia: Estetika Megah di Tengah Dahaga Infrastruktur Publik

Berita Terbaru

Ist.

Hukum dan Kriminal

‎Stop!’ MUI Pagedangan Tolak Diskusi, Desak Trenz Club Ditutup

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:25 WIB

Barang bukti yang di amankan di Polsek Jatiuwung Kota Tangerang.

Hukum dan Kriminal

Polisi Ringkus 4 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tangerang

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:11 WIB