Diduga Dampak Dari Defisit, Pembayaran Honor Guru Madrasah Terhenti : Keuangan PEMKOT Cilegon Jadi Sorotan

Minggu, 5 Januari 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan kantor walikota Cilegon

Tampak depan kantor walikota Cilegon

Lintasinfo.com, Cilegon | Keuangan Pemerintah Kota Cilegon mengalami defisit hingga ratusan miliar rupiah, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak pihak merasa dirugikan karena hak-hak mereka tak terbayarkan, dan situasi ini memicu kritik tajam terhadap pemerintahan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Cilegon, Bayu Panatagama, mengecam pemerintahan Cilegon sebagai gagal, menjelang transisi dari Wali Kota Helldy Agustian ke Robinsar-Fajar.

“Ini adalah sejarah buruk bagi Kota Cilegon,” tegasnya.

Baca Juga :  Tasyakuran HPN 2026, Wagub Dimyati Soroti Fungsi Pers sebagai Mitra dan Kontrol Pemerintah

Bayu menyoroti bahwa defisit ini mencerminkan ketidak profesionalan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Seharusnya tidak ada alasan untuk defisit jika anggaran dijalankan sesuai Undang-Undang dan Peraturan Daerah,” tambahnya.

Akibat defisit ini, pembayaran honor untuk ustadz/ustadzah dan guru madrasah terhenti, menunjukkan dampak luas dari masalah ini.

“Ketidakmampuan memperhitungkan pendapatan dan belanja daerah menyebabkan ketimpangan yang serius,” ujar Bayu.

Ia menekankan bahwa situasi ini berbahaya bagi stabilitas pemerintahan mendatang dan mengkritik keras kinerja pemerintah saat ini sebagai “amburadul.”

Baca Juga :  Tak Terima Diingatkan Teknisnya, Tangan Kanan Bos Proyek di Legok Indah Lontarkan Kata-Kata Melecehkan

Bayu berharap pemerintahan berikutnya dapat mengatasi krisis ini dan menjadikan situasi sekarang sebagai pembelajaran berharga.

“Semoga pemerintahan selanjutnya bisa memperbaiki keadaan dan menghindari krisis serupa di masa depan,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak Pemkot Cilegon. Wartawan masih berusaha mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Diduga Bangunan EraBlue di Beringin Raya Suram: Satpol PP Segera Turun Gunung
Camat Legok Diduga Tutupi Bobroknya Pekerjaan Uditch di Wilayahnya: Papan Proyek Bisa Hilang
Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap
Diduga Kabid Satpol PP Kota Tangerang Tidak Terima di Publikasi, Ancam Tuntut Awak Media
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin
Diduga Oknum TNI Cijantung Ancam Trantib Kecamatan Cibodas Dalam Menjalankan Tugas ‎
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Diduga Bangunan EraBlue di Beringin Raya Suram: Satpol PP Segera Turun Gunung

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:15 WIB

Camat Legok Diduga Tutupi Bobroknya Pekerjaan Uditch di Wilayahnya: Papan Proyek Bisa Hilang

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:02 WIB

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:22 WIB

Diduga Kabid Satpol PP Kota Tangerang Tidak Terima di Publikasi, Ancam Tuntut Awak Media

Berita Terbaru

Ist.

Hukum dan Kriminal

Satnarkoba Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras Daftar G

Senin, 22 Jun 2026 - 13:33 WIB