Respon Cepat Polsek Kelapa Dua: Tangani Obat Golongan G

Selasa, 2 September 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com

Lintasinfo.com

Lintasinfo.com, Tangerang | Maraknya modus penjual obat keras yang lebih dikenal dengan Obat masuk Kategori Psikotropika Obat Golongan G, seperti diketahui jenis Tramadol dan excimer sangat bebas dijual belikan untuk berbagai kalangan, khususnya bagi anak remaja yang kerap kali mengkonsumsi obat dosis tinggi itu. Kamis, 09/11/2023.‎‎

Salah satunya toko yang menjual tersebut berlokasi di Jalan Ang toh, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.  Modus para penjual/pengedar obat golongan G, untuk mengelabui lingkungan sekitar berkedok Toko kosmetik.‎‎

Baca Juga :  Ahmad Muzani Ajak Rayakan Pilkada Serentak 2024 Sebagai 'Lebaran Demokrasi'

Saat Awak Media ke lokasi, penjaga toko yang enggan di sebut namanya mengakui menjual obat tersebut golongan G tersebut, dan akan menelepon pengurus yang bernama Tio dan Raja.

‎‎”Nanti bang saya telepon pengurus dulu bang Tio dan Raja,”ucap penjaga toko.‎‎

Sedangkan Aparat Penegak Hukum (APH) Polsek Kelapa Dua saat di infokan adanya penjualan obat golongan G yang berada di wilayahnya, langsung respon, Menanyakan titiknya dimana.

‎‎”Saya cek lokasi bang, kalau ada titik lengkap atau alamat, unit Reskrim segera bergerak,” tegasnya.

Baca Juga :  Aktivis Desak Pemkab Tangerang Segera Lantik Camat dan Kepala Sekolah yang Masih Kosong, Soroti Pelayanan Publik yang Terhambat

‎‎Penjualan obat Tramadol dan excimer di toko bebas dijual tanpa dengan adanya resep dokter. Padahal, peredaran obat-obatan golongan “G” tanpa ijin edar dan ijin resep dokter, bisa berakibat fatal bagi pengguna, dan telah diatur dalam UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.‎‎

Diketahui Obat golongan G atau Gevaarliik ini, yang berarti “Berbahaya”, memakai tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam, tulisan hurup K didalamnya, jika dikonsumsi sembarangan terlebih dikonsumsi banyak, bisa merusak saraf otak, bahkan kematian yang didapat.‎‎‎‎

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

‎Diduga Oknum Bhabinkamtibmas Kelapa Dua, Pegang Uang Kordinasi Pasar Malam Putera Remaja
‎Ujang Sutisna Menang Telak di Pemilihan RW 03 Kampung Cibodas ‎‎Kecil
‎Petinggi Satpol PP Kabupaten Tangerang Bungkam Saat Dikonfirmasi Melalui Pesan WhatsApp, Perihal Indekos Denala
Warga Yang Terdampak TPA Jatiwaringin Mendapatkan Saluran Pipa Air Bersih Secara Gratis Oleh PERUMDAM TKR
Satpol PP Kabupaten Tangerang, Akan Tindak Tegas Bangunan yang Diduga Tidak Memiliki PBG
Seminar Model Sekolah Unggul dan Parenting: Dewan Pendidikan Selalu Berkomitmen
‎Ebod Resmi Dilantik dan Dikukuhkan sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Cimone Periode 2025–2030
Wali Murid Tercengang: Diduga SMPN 1 Kelapa Dua Lakukan Pungli
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 05:19 WIB

‎Diduga Oknum Bhabinkamtibmas Kelapa Dua, Pegang Uang Kordinasi Pasar Malam Putera Remaja

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:21 WIB

‎Ujang Sutisna Menang Telak di Pemilihan RW 03 Kampung Cibodas ‎‎Kecil

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:06 WIB

‎Petinggi Satpol PP Kabupaten Tangerang Bungkam Saat Dikonfirmasi Melalui Pesan WhatsApp, Perihal Indekos Denala

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:09 WIB

Warga Yang Terdampak TPA Jatiwaringin Mendapatkan Saluran Pipa Air Bersih Secara Gratis Oleh PERUMDAM TKR

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:10 WIB

Seminar Model Sekolah Unggul dan Parenting: Dewan Pendidikan Selalu Berkomitmen

Berita Terbaru