Bupati Tangerang Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

Rabu, 5 November 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasinfo.com, Kabupaten Tangerang | Dalam rangka menguatkan transisi pra sekolah ke Sekolah Dasar (SD) wajib belajar 13 Tahun, pemerintah Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan berkolaborasi dengan guru-guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang berkompeten.

Dengan program ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Rencana ini bertujuan untuk mengatasi ketimpangan akses pendidikan yang masih ada di berbagai daerah.

Program wajib belajar 13 tahun akan dimulai pada tahun 2025, dengan penambahan satu tahun pendidikan prasekolah.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah, terutama di daerah-daerah yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengakses pendidikan yang berkualitas.

Baca Juga :  Rian Nopandra Berkata : di Rapat Pleno Akhir Tahun

Menurut, Ketua Dewan Pendidikan, Bapak Dr. Drs. H. Mas Imam Kusnandar merasa salut sama bapak Bupati Tangerang yang tidak pernah mau di wakili kalau urusan sekolah.

“Saya salut sama bapak Bupati Tangerang ini yang tidak pernah mau diwakili untuk menghadiri acara terkait pendidikan, saya tahu kegiatan beliau padat, belum lama ini Kabupaten Tangerang di kunjungi Presiden dan Wakil Presiden, sungguh kegiatan yang sangat ekstra,” tuturnya.

Kemudian, Bupati Tangerang, Drs.H. Mochamad Maesal Rasyid. M.Si mengatakan bahwa pemerintah desa harus hadir di dunia pendidikan dan menjadi poin penting dalam menyikapi wajib belajar 13 tahun.

Baca Juga :  Putri Kharisya Ramadin Berulang Tahun: Putri dari Pimrus Klik Beritatv, Doa Terbaik Menyertainya

“Kalau mau berhasil, ya harus bersama membangun pendidikan yang sesuai dari perencanaan, pemerintah desa hadir berdasarkan anggapan dan harus dilakukan pengawasan, pembinaan, kepedesan dan kebersamaan,” kata Bupati Tangerang.

Ia juga menambahkan, bahwa ketua dewan pendidikan tidak bisa jauh dari pemerintahan Kabupaten Tangerang dan menceritakan dirinya sebelum menjadi Bupati Tangerang.

“Saya dulu pernah jadi Sekertaris Camat ( SEKCAM ) Pakuhaji disebut SEKCAM BEUNYEUR, bertemu sama beliau selaku Kabag Kesra dan saya masih jadi SEKCAM, memang dunia itu sempit,” pungkasnya.

Penulis : Saepudin

Berita Terkait

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Putri Kharisya Ramadin Berulang Tahun: Putri dari Pimrus Klik Beritatv, Doa Terbaik Menyertainya
Futsal Mini Liga Mastam RW 03 Sangat Meriah: Semangat 45
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:39 WIB

‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Berita Terbaru

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB