‎Diduga Kolaborasi Polsek Jatiuwung dan Polres Tangsel Jadi Sorotan, Tangkap Lepas Pengguna Obat Golongan G

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist.

Ist.

Lintasinfo.com, Kota Tangerang | Adanya dugaan tangkap lepas pengguna obat golongan G, di Polsek Jatiuwung menjadi sorotan kontrol sosial dan publik, penegakan hukum di pertanyakan. Sabtu, 14/03/2026.

‎‎Bermula dari penangkapan dari salah seorang pria berinisial RP di wilayah hukum Jatiuwung dan dilakukan pengembangan ke area Harapan Kita (Harkit) wilayah Kelapa Dua, lalu diamankan kembali seorang wanita berinisial AI, kemudian dibawa ke Polsek Jatiuwung untuk dilakukan pemeriksaan.‎‎

Sedangkan RP selama kurang lebih 2 hari berada di Polsek Jatiuwung, lalu dijemput BI oleh salah satu oknum polisi yang bertugas di Polres Tangsel untuk di Rehabilitasi YASIBARA.‎‎RP, bukannya di rehabilitasi malah diduga dilepaskan tanpa menjalani proses yang diterapkan, serta tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (S.O.P) Badan Narkotika Nasional (BNN).‎‎

Baca Juga :  Dukung Astacita dan Ketahanan Pangan, Kapolres Metro Tangerang Kota Panen 2,5 Ton Jagung Ketan di Sepatan

DU, Plt Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung Saat dikonfirmasi ia mengatakan bahwa dirinya beralibi kalau terkait obat itu harus ke Rehabilitasi.‎‎

“Kalau obat bang, langsung kita kasih ke Rehabilitasi, disini kita ada Rehabilitasi SRC dan YASIBARA pasti kita serahkan ke mereka, kalau di rehab kan sudah tanggung jawab rehab bang, kalau yang perempuan masih ada di atas bang, coba aja Abang ke YASIBARA,”ungkapnya.10/03

‎‎YI, penasahat hukum YASIBARA membenarkan bahwa dirinya menerima pelaku atas nama RP dan menjelaskan itu bukan dilepaskan melainkan melalui regulasi Rehabilitasi.‎‎

Baca Juga :  Dinas Perkim Provinsi Evaluasi Proyek Uditch di Legok Diduga Tidak Ber-merk: LipanHam Angkat Suara

“Yang gue tau itu bukan di lepas akan tetapi ada regulasi biaya rehabilitasi dan juga gak puluhan juta,”jelasnya.‎‎

Polisi yang merekayasa kasus dapat dijerat dengan pasal pidana terkait laporan palsu, keterangan palsu, atau penyalahgunaan wewenang, dengan ancaman hukuman penjara. Pasal yang diterapkan antara lain Pasal 242 KUHP (sumpah palsu/keterangan palsu) atau Pasal 361 UU 1/2023 (pengaduan palsu). Jika dilakukan aparat penegak hukum, ancamannya bisa lebih berat hingga 9 tahun penjara‎‎.

Saat berita ini diterbitkan Propam Polres Metro Tangerang Kota dan Paminal Polda Metro Jaya belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.‎‎

Penulis : Andrian Cadel

Sumber Berita : Lintasinfo.com

Berita Terkait

‎Bandel !! Diduga Pembangunan Proyek Oi Save Tidak Berizin: Satpol PP Kota Tangerang Berikan Surat Panggilan
‎Ratusan Miras di Cipondoh dan Pinang Diamankan Satpol PP Kota Tangerang
‎Pelaksana Proyek Indomaret Diduga Akui Tidak Ada Izin
Bazar Sembako Murah di Legok Jadi Sorotan: Diduga Ada Kepentingan Bisnis Orang Pemda
‎Gempar! Warga Menemukan Sosok Mayat Berseragam di Muara Kali Adem: Polisi Masih Menyelidiki‎‎
Warga Curug Kulon Mengungsi, Pasca Ambruknya Atap Rumah: Berharap Adanya Perhatian Khusus dari Pemerintah
‎Diduga Proyek Siluman Muncul di Serdang Wetan Legok: Publik Bertanya-tanya‎‎
‎Diduga Seorang Oknum TNI Aktif Kawal Galian Kabel FMI‎‎
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:44 WIB

‎Bandel !! Diduga Pembangunan Proyek Oi Save Tidak Berizin: Satpol PP Kota Tangerang Berikan Surat Panggilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:25 WIB

‎Ratusan Miras di Cipondoh dan Pinang Diamankan Satpol PP Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 - 09:57 WIB

‎Pelaksana Proyek Indomaret Diduga Akui Tidak Ada Izin

Senin, 13 April 2026 - 12:33 WIB

Bazar Sembako Murah di Legok Jadi Sorotan: Diduga Ada Kepentingan Bisnis Orang Pemda

Minggu, 12 April 2026 - 17:31 WIB

Warga Curug Kulon Mengungsi, Pasca Ambruknya Atap Rumah: Berharap Adanya Perhatian Khusus dari Pemerintah

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

‎Ratusan Miras di Cipondoh dan Pinang Diamankan Satpol PP Kota Tangerang

Rabu, 15 Apr 2026 - 14:25 WIB

Proyek pembangunan Indomaret diduga tidak berizin di wilayah Karawaci, Kota Tangerang.

Pemerintahan

‎Pelaksana Proyek Indomaret Diduga Akui Tidak Ada Izin

Selasa, 14 Apr 2026 - 09:57 WIB