Salut !! Petugas LAPAS Sampit, Bongkar Skandal Peredaran Narkoba

Sabtu, 4 Januari 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

Lintasinfo.com, Kalimantan Tengah | Seorang petugas penjaga lembaga pemasyarakatan (lapas), Faizal, mengungkap dugaan praktik jual beli kamar tahanan di Lapas Sampit melalui media sosial setelah laporannya melalui jalur resmi tidak mendapat tanggapan.

Dalam video yang diunggah, Faizal mengadukan praktik ini kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi Purnawirawan Agus Andrianto. Ia mengklaim bahwa laporan resminya pada 15 November 2024 terkait pungutan liar dan jual beli kamar yang melibatkan pejabat berwenang serta napi narkoba berinisial S belum direspons.

Faizal menunjukkan bukti video hasil interogasi dengan tahanan berinisial A, anak buah napi S, yang mengindikasikan adanya pengendalian peredaran narkoba dari dalam lapas ke wilayah tertentu di Kalteng.

Baca Juga :  Polisi Ringkus 4 Pelaku Curanmor Bersenpi di Tangerang

Ia menyatakan kekecewaannya karena laporan balik dari Kepala Pengamanan Lapas (KPLP), yang diduga bersekongkol dengan napi S, justru lebih cepat ditangani sejak 21 November 2024.

“Saya khawatir mengapa laporan saya belum ditindaklanjuti, sementara laporan balik terhadap saya lebih cepat ditanggapi,” ungkap Faizal.

Faizal meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti laporannya secara transparan dan objektif.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Kalteng, Tri Saptono Sambudji, menyatakan bahwa pihak pusat telah mengetahui masalah ini dan sedang menyelidiki informasi terkait Faizal.

“Proses hukum sedang berjalan, dan jika ada bukti baru, kita akan tindaklanjuti,” ujarnya.

Tri mengungkapkan bahwa Faizal saat ini dalam proses hukum dan jika terbukti bersalah, akan diserahkan sepenuhnya ke proses hukum. Ia menegaskan bahwa pengaduan Faizal, jika terbukti ada keterlibatan warga binaan, akan diproses lebih lanjut. Namun, hingga kini, belum ada informasi dari Kalapas terkait kebenaran klaim Faizal.

Baca Juga :  Uswatun Hasanah Anggota DPRD Banten Diduga Membuat SPJ Fiktif Kegiatan Sosialisasi Perda: Wartawan Dilarang Masuk

Kasus ini menyoroti perlunya penanganan segera dan transparan untuk memastikan integritas sistem pemasyarakatan serta menghindari potensi penyalahgunaan wewenang di Lapas Sampit.

Dari kutipan diatas bahwa Negara Republik Indonesia membutuhkan orang-orang seperti ini yang berani karena benar dan takut karena salah. Karena Indonesia sudah bobrok oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan merusak generasi penerus bangsa ini.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
Diduga APH Tutup Mata, Maraknya Gudang Oli Palsu di Wilayah Jakarta Barat
Unit Reskrim Polsek Serpong Berhasil Amankan 2 Pelaku Curas
Salut!! Aksi Heroik Tim Opsnal Polsek Pondok Aren Bongkar Toko Obat Daftar G
Diduga Pengedar Obat Keras Golongan G di Tangkap Satresnarkoba Polres Tangsel
KDM Dukung Pemberantasan Pil Koplo di Jawa Barat: Dugaan Setoran Mengguncang Cianjur
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Diduga APH Tutup Mata, Maraknya Gudang Oli Palsu di Wilayah Jakarta Barat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Unit Reskrim Polsek Serpong Berhasil Amankan 2 Pelaku Curas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:53 WIB

Salut!! Aksi Heroik Tim Opsnal Polsek Pondok Aren Bongkar Toko Obat Daftar G

Berita Terbaru

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB