Awasi Kinerja Aparatur Pemerintah Daerah Provinsi: Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang Turun Gunung

Selasa, 23 September 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Linasinfo.com, Bogor | Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang (ETH) resmi menyatakan langkah strategisnya untuk turun langsung ke berbagai provinsi di Indonesia. Gerakan ini dilakukan guna melakukan monitoring ketat terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah, menyusul penilaian bahwa pelayanan publik dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di sejumlah daerah masih berjalan lamban serta dinilai kurang memuaskan.

Ketua Umum ETH, H. Dedy Safrizal, menegaskan bahwa sikap tegas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi dasar utama dari langkah ini. Menurutnya, Presiden Prabowo selalu mengingatkan agar aparatur pemerintahan, baik di pusat maupun daerah, tidak pernah bermain-main dengan nasib rakyat kecil.

“Rakyat harus mendapat perhatian khusus, kebutuhan mereka harus terpenuhi, serta harus merasakan kenyamanan hidup yang tenteram dan damai di Indonesia. Pesan Presiden Prabowo sangat jelas: kita harus membantu sebanyak mungkin orang. Jika tidak bisa banyak, maka bantu beberapa. Jika tidak bisa beberapa, minimal satu orang. Tetapi yang paling penting, jangan sampai menyusahkan rakyat,” ujar Dedy penuh semangat.

Baca Juga :  Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap

ETH juga menegaskan komitmennya untuk menyampaikan setiap temuan di lapangan langsung kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk keseriusan lembaga dalam memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai dengan harapan rakyat.Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal ETH, Ganda Satria Dharma, menyampaikan bahwa tugas pemantauan ini akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Ia menyoroti bahwa masih ada aparatur daerah yang bekerja tidak serius dan cenderung abai terhadap amanah yang diemban.“Pesan Presiden Prabowo harus benar-benar melekat pada diri kita. Tidak ada lagi ruang untuk bermain-main. Jika tidak sanggup memimpin daerah, lebih baik mundur. Negara ini bukan dagelan untuk dijadikan konsumsi negatif atau bahan tertawaan negara lain. Indonesia ini besar, maka jangan kerdil dalam berpola pikir. Bangsa besar adalah bangsa yang ditata dengan ketulusan dan semangat juang yang tinggi,” tegas Ganda dengan nada keras.

Baca Juga :  Ketua LSM GNP TIPIKOR Kabupaten Tangerang Angkat Bicara: Diduga Sekda Menyalahgunakan Wewenang

Melalui gerakan “turun gunung” ini, Elang Tiga Hambalang ingin mempertegas perannya sebagai lembaga pemantau independen yang siap menjaga marwah kepemimpinan nasional.

Selain itu, ETH juga bertekad memastikan aparatur daerah bekerja maksimal demi kesejahteraan rakyat.ETH menilai bahwa selama ini masih ada praktik yang bertentangan dengan prinsip transparansi. Tidak sedikit laporan dari aparatur daerah yang hanya bersifat “asal bapak senang”, sementara kondisi sebenarnya di lapangan jauh berbeda.

Oleh karena itu, ETH akan menindaklanjuti setiap temuan secara langsung agar tercapai pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).Dengan langkah tersebut, ETH berharap ke depan pemerintah daerah mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, bersih, dan benar-benar berpihak kepada rakyat, sehingga cita-cita kesejahteraan nasional dapat terwujud secara nyata.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Meminta Menteri ATR/BPN Evaluasi Kinerja Kantor Pertanahan
Diduga Bangunan EraBlue di Beringin Raya Suram: Satpol PP Segera Turun Gunung
Camat Legok Diduga Tutupi Bobroknya Pekerjaan Uditch di Wilayahnya: Papan Proyek Bisa Hilang
Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap
Diduga Kabid Satpol PP Kota Tangerang Tidak Terima di Publikasi, Ancam Tuntut Awak Media
Bangunan Indomaret Cimone Jaya Tak Kunjung Disegel: Satpol PP Diduga Mandul
Pasang Spanduk Ketua Dewan PKS  Tengah Malam Diduga Tidak Berizin
Berita ini 270 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Kuasa Hukum Meminta Menteri ATR/BPN Evaluasi Kinerja Kantor Pertanahan

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:47 WIB

Diduga Bangunan EraBlue di Beringin Raya Suram: Satpol PP Segera Turun Gunung

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:15 WIB

Camat Legok Diduga Tutupi Bobroknya Pekerjaan Uditch di Wilayahnya: Papan Proyek Bisa Hilang

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:02 WIB

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pembangunan Perumahan Puri di Rajeg Jadi Sorotan, Diduga Gunakan Solar Tanpa Dokumen Lengkap

Berita Terbaru

Toko obat golongan G diduga kebal hukum.

Hukum dan Kriminal

Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya

Jumat, 21 Agu 2026 - 06:00 WIB

Diduga gudang oli yang tidak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Jakarta Barat.

Hukum dan Kriminal

Diduga APH Tutup Mata, Maraknya Gudang Oli Palsu di Wilayah Jakarta Barat

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:22 WIB