Aktivis LPI Minta BPK Audit Kinerja Kecamatan Cikupa:Diduga Kualitas Hotmix Sangat Buruk

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ist.

Ist.

Lintasinfo.com, Kabupaten Tangerang | Dalam pengerjaan Proyek Hotmix di Bunder Kualitasnya Buruk, Kontraktor Diduga Tidak Berkompeten, Aktivis Minta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Audit Kinerja Kecamatan Cikupa

Lagi-lagi proyek peningkatan jalan hotmix yang disebut sebagai bagian dari program aspirasi dewan Fahrizal Asmi alias Ahong diduga jatuh kepada kontraktor yang tidak berkompeten dan kurang profesional dalam melaksanakan pembangunan pada Minggu, 15/03/2026 jadi sorotan LPI.

Proyek yang berada di Kampung Kadu Sangereng RT/03/ RW/01 Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang untuk sekian kalinya terindikasi buat ajang pemangkasan anggaran oleh kontraktor nakal.

Baca Juga :  Mediantara Diresmikan, Simbol Sinergi Media Lokal Tangerang Raya

Sehingga potensi kerugian yang ditimbulkan dari penyimpangan yang dilakukan ditafsir mencapai puluhan Juta Rupiah, mengapa demikian, karena mutu hotmix yang digunakan berkualitas rendah, selain itu, agregat dan jumlah tonase hotmix dikurangi dengan tujuan Mark Up anggaran.

Tentu saja kinerja dan Integritas Pengawas, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kecamatan Cikupa hingga dewan yang menunjuk kontraktor sebagai pengusung aspirasi harus dipertanyakan, bagaimana kecurangan itu dapat terjadi terus menerus, faktor utamanya ialah kurangnya monitoring dan koordinasi antara anggota DPRD serta pejabat Kecamatan dalam melakukan pengawasan.

Baca Juga :  DMG Media Grup Salurkan Santunan untuk Anak Yatim-piatu di Aula Kecamatan Kelapa Dua

Menanggapi hal itu, Aktivis Laskar Pasundan Indonesia (LPI) Provinsi Banten, Kepala Bidang Investigasi Saiful Anwar/Heri menilai bahwa kinerja satker Kecamatan Cikupa kurang maksimal, sehingga banyak sekali kontraktor yang berani berbuat curang, dan anggota dewan juga jangan asal tunjuk penyedia jasa, karena jika salah pilih dampaknya sangat luar biasa untuk masyarakat.

“Jangan asal tunjuk, karena kalau kontraktornya tidak profesional yang rugi masyarakat, tentunya nama dewan pengusung aspirasi juga akan tercoreng akibat pembangunan yang amburadul,” jelas Heri kepada Wartawan.

Sampai berita ini diterbitkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kecamatan Cikupa belum dikonfirmasi.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan
Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow
Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW
‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel
Ketua RT 08 Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Ukhuwah Islamiyyah dan Perbanyak Ibadah
Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam
Adanya Dugaan Informasi Bocor ke Pengurus Obat Daftar G: Tutup Dah Tokonya
‎Rayakan Anniversary ke-1, Alap-Alap News Group Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:32 WIB

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 17:46 WIB

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Warga Margasari Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar: Dalam Rangka HUT RI ke-81 & Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:20 WIB

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aneh!! Diduga Pencurian Aset Telkom Tidak Diketahui Oleh APH Dan Kelurahan: RW Bungkam

Berita Terbaru

Daerah

Diskusi Publik: Diduga Status Forum PDAM TB di Pertanyakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:32 WIB

Squad Nusantara (SN) gelar Roadshow ke Kabupaten Tangerang.

Tangerang

Pengukuhan DPC SN Kabupaten Tangerang: Gelar Roadshow

Selasa, 8 Sep 2026 - 17:46 WIB

Toko yang diduga obat daftar G berkedok toko plastik.

Hukum dan Kriminal

‎Diduga APH Lambat Menangani Aduan Toko Obat Daftar G diwilayah Tangsel

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:20 WIB